Ilmuwan
Muslim Spektakuler Mencerahkan Dunia!
|
No
|
Nama Ilmuwan Muslim
|
Hasil Karya
|
|
1
|
IBNU SINA
980 – 1037 M
alias:
Abu Ali Al Husaini bin Abdullah Ibnu Sina
(Abu Ali Sina)
Nama
Barat: Avicenna
Foto:
![]() ![]() ![]() |
Keahlian
Utama: Filsafat & Kedokteran
Keahlian
Lain : Logika, Metafisika,
Geometri, Astronomi, Teologi, Filologi,
Seni
Tahun: 980 – 1037 M (Abad Pertengahan)
Lahir : Desa Afsyna (dekat Bukhara, sekarang
Uzbekistan), 980 M
Wafat: di Hamadhan (wilayah Iran) usia 57
tahun.
Karya:
Kitab
Qanun fi al Tibb (Peraturan tentang Pengobatan)
Kitab Syifa an Nafs (Buku
Penyembuhan Jiwa)
Kitab al Isyarat wa al
Tanbihat (Buku Isyarat & Petunjuk)
Karya lain: Geometri,
Astronomi, Teologi, Filologi, Seni
(termasuk puisi terkenal “Turunnya Jiwa ke Raga dari Bidang yang Lebih Tinggi” yang terkenal di sekolah2 Timur
Tengah.
Kisah :
Julukannya adalah “Pangeran dan Syeikh dari
orang2 Terpelajar” juga “Hujjatul Islam” (Pembela Islam).
Penghafal Al Quran sejak usia 10 tahun.
Di usia 16
tahun membuka praktik kedokteran sendiri.
Saalah satu faktor kelancaran Ibnu Sina dalam
menyerap ilmu adalah ia sangat percaya makna ketenangan dalam hidup pada
jalan Alloh SWT. Setiap kali ia
menemui masalah yang pelik, ia selalu pergi ke masjid untuk I’tikaf, Sholat,
Dzikir. Hal ini membuatnya lebih
bijaksana dalam mengamati berbagai kesulitan yang ada dan menemukan solusi dalam
memecahkannya.
Kitab Qanun
fi al Tibb dijadikan buku teks ilmu kedokteran Barat selama 600 tahun.
Di filsafat beliau penggemar Al Farabi &
mengembangkannya.
![]() |
|
2
|
Imam AL GHAZALI
1958 – 1111 M
alias:
Abu Hamid
Al-Ghazali
Nama
Barat: ....
Foto:
![]() ![]() |
Keahlian
Utama: Teologi Islam
Keahlian
Lain : ....
Tahun : 1958 – 1111 M
Lahir :
Desa Ghazalah (dekat kota Tus dekat perbatasan
Turkmenistan dan Iran)
Wafat : di usia 57 tahun.
Karya : Kitab
Ihya Ulum ad Din (kebangkitan kembali
ilmu2
Agama)
Kitab Tahafut al Falasifah
(Kebingungan para Filsuf)
Kisah :
Seorang teolog terbesar Islam. Julukannya “Pembela Islam” (Hujjatul Islam). Beliau mengkritik
dan menunjukkan kecacatan dalam filsafat yang saat itu sedang trend. Sarjana barat mengagumi sosok beliau. Orang barat lebih mengagumi filsafat, namun
juga sangat senang dengan orang yang mengkritik filsafat.
![]() |
|
3
|
IBNU RUSYD
1126 – 1198 M
alias:
Abu Al Wahd Muhammad bin Ahmad Ibnu Rusyd
Nama
Barat: Averroes
Foto:
![]() ![]() ![]() |
Keahlian
Utama : Pakar Hukum & Filsafat Dunia
Keahlian
Lain : Dokter / Penyembuh
Tahun : 1126 – 1198 M
Lahir : Di Kordova, Andalusia (Spanyol)
Wafat : di usia 72 th.
Karya :
Kitab
Tahafut at Tahafut (Kekacauan dari Kekacauan) yang merupakan jawaban dari karya Al Ghazali Tahafut al Falasifah (Kekacauan
dari Para Filsuf)
Kitab Al Kulliyat fi al Tibb
(Kuliah tentang Obat-obatan)
Kisah :
Di usia 40 th diangkat
sebagai hakim (Qadhi) di Sevilla dan di Kordova. Pernah diangkat menjadi dokter istana (56
th) di kota Marakesh (wlayah Maroko).
Karya Ibnu Rusyd inilah yang menyebabkan beliau pada masa itu lebih
dihargai di dunia Kristen dan Yahudi dibanding dunia Islam.
Ibnu Rusyd dikenal
seorang komentator pemikiran Aristoteles.
Menurut pandangan beliau kebenaran filosofis dapat diperoleh melalui
rasio, tetapi kebenaran religius
harusla diterima berdasarkan keImanan.
Keahlian lain beliau adalah
bidang kedokteran. Beliau salah
satunya mengatakan tidak ada orang yang dapat terkena cacar dua kali.
Pemikiran beliau yang
lain adalah betapa bermanfaatnya olah raga bagi kesehatan. Ia juga menulis secara ilmiah dasar-dasar
karantina dan menjelaskan terdapat penyakit yang penularannya dapat melalui
persentuhan, atau memakai peralatan makan / minum / pakaian yang sama.
|
|
4
|
AL KHAWARIZMI
780 – 850 M
alias:
Muhammad bin Musa
Nama
Barat:
![]() |
Keahlian
Utama: Yang mengembangkan fondasi dari
pelajaran Berhitung/matematika.
Keahlian
Lain : Astronomi, Geografi
Tahun : 780 – 850 M
Lahir : Di wilayah Khawarizmi (Uzbekistan)
Wafat : di usia 70 tahun
Karya :
Kitab
Hisab al Jabar wa al Mugabalah (Perhitungan
Penggabungan dan Persamaan)
Kisah :
Di usia 30 th
diangkat kepala perpustakaan istana oleh kholifah Al Ma’mun di Baghdad.
Istilah algebra (aljabar) digunakan orang
barat secara global. Kebanyakan kitab
tersebut berisi soal-soal cerita.
Namun karena diceritakan secara sederhana dan tepat dalam penyelesaiannnya,
maka kitab ini pun menjadi dasar yang kokoh dalam pengembangan ilmu aljabar
hingga tingkatannya yang ada sekarang ini.
Hisab al Jabar al
Muqobalah diterjemahkan ke bahasa latin di awal abad ke-12 oleh Gerard of
Cremona. Walaupun Gerard of Cremona
dari Italia, penerjemahan dilakukan di tanah Andalusia, Spanyol, yang
merupakan jembatan penghubung utama antara dunia Islam dengan Barat pada masa
itu.
Di benua eropa sendiri,
hasil terjemahan dari buku itu menyebabkan suatu fenomena tersendiri. Buku itu dijadikan buku teks matematika
pada universitas-universitas eropa hingga abad ke-16. Di sinni terlihat bahwa Barat seringkali
menyerbu tanah Islam melalui berbagai episode perang salibnya, namun tetap saja tidak dapat menutup mata
terhadap kemajuan ilmu yang telah dicapai ilmuwan muslim pada masa itu.
Terdapat seorang
Leonardo Fibonacci of Pisa, anak seorang pedagang Italia di awal abad ke-13
yang memiliki seorang muslim. Ia
terkenal dalam usahanya memperkenalkan angka Arab (1/2/3/ dst) pada masa itu
untuk menggantikan angka Romawi (I/II/III/dst) yang masih digunakan di eropa.
Untuk usaha tersebut ia mengaku berhutang budi secara pemikiran kepada Al
Khawarizmi.
Al Khawarizmi juga
mahir astronomi (ini masa tersebut sangat terkait astronomi & matematika). Tabel astronominya telah diterjemahkan
dalam bahasa Latin oleh orang Inggris bernama Adelard of Bath di tahun
1126. Al Khawarizmi berhasil
menentukan garis tengah bumi yang hanya selisih 2877 kaki dari ukuran yang
sebenarnya.
Angka yang direkom
oleh Al Khawarizmi adalah sesuatu yang sangat mendasar bagi penguasaan ilmu
alam (fisika, kimia, biologi, dst). Termasuk penemuan angka nol (0) oleh
beliau yang spektakuler saat itu maupun sekarang.
|













